
Geografi adalah studi tentang lokasi dan variasi keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas bumi. Kata geografi berasal dari bahasa Yunani yaitu geo ("Bumi") dan graphein ("menulis", atau "menjelaskan"). Didefinisikan pertama kali oleh Erathosthenes seorang ilmuwan Yunani, menurutnya geografi berarti ilmu yang menggambarkan dan melukiskan tentang keadaan bumi.
Geografi juga merupakan nama judul buku bersejarah pada subyek ini, yang terkenal adalah Geographia Syntaxis tulisan Claudios Ptolomeus (abad kedua) yang kini terkenal dengan Atlas Ptolomeus.
Geografi lebih dari sekedar kartografi, studi tentang peta. Geografi tidak hanya menjawab apa dan dimana di atas muka bumi, tapi juga mengapa di situ dan tidak di tempat lainnya, kadang diartikan dengan "lokasi pada ruang." Geografi mempelajari hal ini, baik yang disebabkan oleh alam atau manusia. Juga mempelajari akibat yang disebabkan dari perbedaan yang terjadi itu.
Pada awal abad ke-18 perkembangan geografi diwarnai oleh dua aliran besar Fisik Determinisme dan Possibilisme. Tokoh aliran Determinisme adalah Karl Ritther, Friederich ratzel, dan E. Huntington, sedangkan tokoh Possibilisme adalah Paul Vidal La Blache seorang ahli dari perancis.
Di Indonesia sendiri definisi Geografi sendiri mengalami perbedaan antara masing-masing ilmuwan. sampai akhirnya untuk membulatkan definisi tersebut diadakanlah suatu seminar besar di Semarang pada tahun 1988 yang tergabung ke dalam Ikatan Geograf Indonesia. Hasil seminar dan lokakarya tersebut menmufakatkan definisi Geografi Yaitu suatu Ilmu yang mempelajari tentang persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dari sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan.
Obyek material geografi adalah Atmosfer (lapisan udara terkait dengan cuaca dan iklim), Litosfer (lapisan kulit atau kerak bumi terkait dengan toposfer, pedosfer, sejarah geologi), Hidrosfer (lapisan air baik darat dan laut), Biosfer (lapisan terkait kehidupan flora dan fauna), Anthroposfer (terkait dengan kehidupan manusia di muka bumi). Obyek formalnya terletak pada konteks sudut pandangdan metode dalam mengkaji dan menganalisis masalah obyek material geografi.
Sepuluh kajian pokok geografi adalah sebagai berikut Lokasi, Jarak, Keterjangkauan, Pola, morfologi, Aglomerasi, Nilai Kegunaan, Interaksi(interdependensi, Differensiasi Area, Keterkaitan keruangan.
hot........ hot........ planet......... masih ingatkah kita lahir telanjang kedinginan kemudian dihangatkan dengan secuil bagian dari bumi, sampai matipun masih bagian dari secuil itu ilmu mengajarkan untuk memanfaatkan secuil itu, dan kita diajarkan menangis tertawa tertegun karena secuil itu, so save our world now n 4 ever tentu dengan ilmu salah satunya dengan geografi
Selasa, 19 Mei 2009
GEOGRAFI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
kenapa ragu tuk lestarikan bumi